Home BERITA LOKAL BERITA LOKAL PEMBANGUNAN PAGAR GEREJA GETZEMANI DOYO BARU, JEMAAT MENGGELAR KEGIATAN BERTAJUK MAKAN-SUMBANG
PEMBANGUNAN PAGAR GEREJA GETZEMANI DOYO BARU, JEMAAT MENGGELAR KEGIATAN BERTAJUK MAKAN-SUMBANG

 

Jayapura-Komnews, Jemaat Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Getzemani Doyo Baru akan mengadakan kegiatan syukuran peletakan batu pertama pembangunan pagar gereja yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2018. Kegiatan tersebut dikordinir oleh gembala jemaat EV.Yan Taplo, Ketua Panitia David Lepi dan sekertaris Sinus Mul. Acara tersebut dilakukan sekaligus untuk penggalangan dana pembangunan pagar gereja yang bertajuk Makan-Sumbang. Untuk itu, pihaknya mengundang para pejabat eksekutif dan legislatif dari kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dan intelektual GIDI yang berada di Jayapura.

Pihak panitia menyediakan makanan yang dibakar batu, berupa sayur, umbi-umbian dan daging babi 4 ekor babi. Semua komponen yang hadir akan melakukan acara makan-sumbang, artinya setelah makan akan menyumbangkan dana untuk pembangunan pagar gereja.

Dalam rangka menyukseskan acara tersebut, salah satu penggerak kegiatan, Menius Kasipka mengajak masyarakat Pegunungan Bintang yang berdomisili di Jayapura agar turut mendukung kegiatan tersebut. “Gereja adalah wadah yang dapat mendidik manusia menjadi pribadi yang berguna dimata Tuhan dan sesama manusia, karena itu kami mengharapkan bantuan dan dukungan masyarakat Pegunungan Bintang di Jayapura agar rencana pembangunan pagar gereja Getzemani Doyo Baru dapat terlaksana sesuai dengan harapan”, ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya meminta dukungan jemaat GIDI wilayah Pantura Klasis Cycloop Sentani dan jemaat lainnya dari Yapka, Kerom dan Port Numbay agar dapat mendukung rencana-rencana kerja jemaat gereja Getzemani Doyo.

Menurut Majelis setempat, Simon Duyala mengatakan setelah pagar gereja dibangun akan diupayakan membangun kantor gereja dalam rangka mendukung segala aktivitas pembangunan iman jemaat. Selama ini pihaknya belum pernah melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya membina dan mendidik iman generasi muda GIDI karena belum ada tempat.

“Setelah pagar gereja dibangun, kami akan upayakan mendirikan kantor supaya aktif mendidik dan membina generasi muda GIDI karena selama ini kita krisis kader”, ungkapnya.

Hal senada disampaikan Penatua jemaat setempat, Yosefus Urwan bahwa saat ini terjadi krisis pemimpin. “Sampai saat ini kader GIDI dari Jemaat kita belum ada yang nampak, oleh karena itu perlu pembinaan iman secara rutin supaya menghasilkan kader-kader pemimpin masa depan Papua”, ungkapnya.

Selain kantor gereja, pihaknya rencanakan membuat Rumah Gamur atau Payung sebagai tempat persinggahan atau tempat menerima tamu. Hal tersebut disampaikan Dapet Meku selaku Ketua Majelis jemaat setempat. (Andir Meku)

 

 

Share
 


Copyright by KOMAPO.