Home BERITA LOKAL BERITA LOKAL ANGGOTA KOMAPO DIANGGAP SEKJEN TIDAK BERETANGGUNGJAWAB DALAM MENJALANKAN TUGASNYA
ANGGOTA KOMAPO DIANGGAP SEKJEN TIDAK BERETANGGUNGJAWAB DALAM MENJALANKAN TUGASNYA

Yogyakarta-Komnews, Mantan Sekretaris Jendral (Sekjen) Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) se-Jawa Bali, Sulawesi dan Sumatera yang dipercayakan melalui pemilihan langsung oleh seluruh anggota Komapo pada Sabtu, 01/1/13 itu. Namun mantan Sekjen Komapo Gutinus Wasini tersebut meninggalkan tugas dan menghilang begitu saja. Selain itu, Komapo beranggapan bahwa, mantan Sekjen (Komapo) meninggalkan tugas dan menghilang dalam sebuah komunitas Mahasiswa pelajar Aplim Apom tersebut.

Media Komaponews menghubungi Sekjed KOMAPO, Usky Bidana pada sela-sela acara pelatihan jurnalistik ruang IIK/ 16 pada Selasa, 15/01/14 mengatakan awalnya organisasi berjalan dengan baik. Namun sayangnya awal bulan April sudah tidak berjalan lagi dalam berorganisasi karena akibatnya adalah dana pengenbangan Organisasi yang diberikan oleh Pemerintah daerah sebesar 80.000.000 ( delapan puluh juta rupiah) yang laporan pertanggungjawaban yang tidak jelas, kata Uski.

 

Lebih lanjut mahaiswa manajemen USD Yogyakarta ini mengatakan dari delapan puluh juta itu dibagi untuk kegiatan paskah tiga puluh juta, dan pengembangan Organisai lima puluh juta. Kemudian dari lima puluh juta dibagi juga pengembangan Organisasi dimasin-masing pengurus Korwil yaitu, Korwil Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Salatiga kemudian pengembangan Komaponews. Yang dibagi masing-masing Koorwil hanya mendapatkan paling sedikit dua juta, dan paling banyak tiga juta. Dan sepuluh juta yang laporannya tidak jelas sehingga mantan sekjen sudah tidak bertanggung jawab dalam (LPJ).

Untuk mengetahui penyebabnya adalah pemahaman tentang nilai yang lemah. Sehingga pengurus organisasi tidak dapat berbuat atau pun menjalankan organisasi dengan semestinya. Yang dimaksud dengan nilai di sini adalah tentang baik atau buruk, benar atau salah, patut atau tidak. Pengurus organisasi yang memahami nilai akan dapat berlaku sesuai dengan yang diinginkan visi dan misi organisasi. Jadi dia tidak akan bertindak hanya dengan menuruti keinginan yang tidak sesuai dengan nilai yang diatur dalam sebuah organisasi melalui AD ART Komapo tersebut.

Ketidak pedulian pengurus organisasi terhadap nilai akan menyebabkan dia tidak melanjutkan kuliah. Hal ini sangat berbahaya karena dengan demikian dia akan meletakkan dan melakukan semaunya dia maka merugikan Seluru anggota Komapo. Seseorang yang tidak memedulikan kebaikan dan kebenaran maka dia akan lebih dekat pada kejahatan dan keburukan, ketidak pedulian terhadap nilai akan melahirkan sifat malas untuk belajar, ungkap Usky. (Alfred R.Onong)

 

Share
 


Copyright by KOMAPO.