Home KARYA ILMIAH
STRATEGI PEMBANGUNAN PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK
KARYA ILMIAH

Judul Buku : Strategi Pembangunan Pemerintahan Berbasis Elektronik [Sebuah Langka Untuk Mewujudkan Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera]

Penulis : Melkior N.N Sitokdana, S.Kom., M.Eng

Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

Pengantar : Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, CA, Ak.

Penerbit : Kanisius Yogyakarta

Harga : 100.000; untuk wilayah Jawa, 150.000; wilayah luar Jawa

---------------------------------------------::---------------------------------------------

Read more...
 
Evaluasi Implementasi Situs E-Government Kota Jayapura Provinsi Papua
KARYA ILMIAH

Oleh : Melkior N.N Sitokdana, S.Kom


Abstrak

Tersedianya informasi yang cepat, tepat dan akurat menjadi salah satu kebutuhan manusia pada zaman modernisasi. Di pemerintahan, kebutuhan akan informasi dan transaksi sangat dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani kepentingan publik. Untuk itu, pemanfaatan teknologi informasi dilingkungan pemerintahan sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, efektivitas, efesiensi, dan responsibilitas terhadap pelayanan publik dan penyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan jujur. Hal ini menjadi komitmen dan arah kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang ditegaskan melalui Inpres No 3 Tahun 2003 sebagai payung hukum pengembangan teknologi E-Government. Pemanfatan teknologi tersebut memungkinkan pemerintah dapat menyediakan informasi dan berinteraksi dengan masyarakat umum (Government-to-Citizen), pelanggan (Government-to-Customer ), bisnis (Government-to-Business) dan antar pemerintah (Government-to-Government). Keuntungan yang paling diharapkan dari E-Government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik. Dengan adanya regulasi tersebut mewajibkan pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah untuk pengembangan E-Government. Berbagai daerah telah mengimplementasi E-government, namun dalam implementasinya ditemui beragam hambatan, salah satunya adalah kota Jayapura, Provinsi Papua. Untuk itu, pada penulisan ini akan fokuskan untuk mengevaluasi implementasi situs E-Government dari sisi transparansi, layanan, efisiensi, ekonomi, aspirasi, tampilan, update, dan tahapan pencapaian tujuan e-gov (world bank). Selain itu, evaluasi hambatan dalam implementasi E-Government, dengan ini kiranya dapat mendukung perencanaan strategis pengembangan E-Government yang bisa menjadi suatu arahan strategis dan kerangka kebijakan penggunaan E-Government bagi kota Jayapura dan daerah lain di Papua.

Keywords: Evaluasi dan Implementasi E-Government, Tantangan dan Hambatan

Read more...
 
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN
KARYA ILMIAH

LAPORAN

PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN

DI SMP BOPKRI 2 YOGYAKARTA

SEMESTER GANJIL 2013/2014

PERIODE JULI – DESEMBER 2013



Disusun oleh:

Elias Duyala

091214125

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013

BAB I

PENDAHULUAN

A. Arti, Tujuan dan Status PPL

1. Arti PPL

Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah kegiatan yang dirancang untuk melatih para calon guru agar memiliki kecakapan keguruan secara lengkap dan terintegrasi. Program ini meliputi latihan pembelajaran dan latihan melaksanakan tugas-tugas kependidikan selain pembelajaran. PPL dilaksanakan di sekolah menengah baik SMP maupun SMA / SMK.

PPL merupakan muara dari seluruh program pendidikan prajabatan guru. Oleh karena itu, pelaksanaan PPL dilakukan sesudah mahasiswa memperoleh bekal yang memadahi dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan tugasnya sebagai guru, seperti penguasaan landasan kependidikan, penguasaan mata pelajaran dan pengelolaan proses pembelajaran.

Read more...
 
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMA GAMA YOGYAKARTA PERIODE JULI-SEPTEMBER 2013
KARYA ILMIAH


LAPORAN

PROGERAM PENGALAMAN LAPANGAN

SMA GAMA YOGYAKARTA

PERIODE JULI-SEPTEMBER 2013


DI SUSUN OLEH :

AGUSTINUS UROPKA

091324002

PROGRAM ITUDI PENDIDIKAN EKONOMI

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013


Read more...
 
MANFAAT BUAH MERAH BAGI KESEHATAN MANUSIA
KARYA ILMIAH

ILMIAH POPULER

MANFAAT BUAH MERAH BAGI KESEHATAN MANUSIA

(Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Akhir Matakuliah Teknik Ilmiah Populer)

Dosen pengampu: Drs. J. Prapta Diharja S.J., M.Hum

Disusun oleh:

Derius Anglipki Tepmul (101224061)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013

Apa itu Buah Merah

Buah Merah adalah sejenis buah tradisional dari Papua. Oleh masyarakat Wamena, buah ini disebut kuansu dan sebutan oleh masyakarat Pegunungan Bintang Kaep (suku Ngalum). Nama ilmiahnya Pandanus Conoideus Lam karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan, namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 5-8 m yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang sebelah bawah.

Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Buah Merah sendiri panjang buahnya mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang, walau sebenarnya ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.

Bagi masyarakat di Wamena, Buah Merah disajikan untuk makanan pada pesta adat bakar batu. Namun, banyak pula yang memanfaatkannya sebagai obat. Secara tradisional, Buah Merah dari zaman dahulu secara turun temurun sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit, dan meningkatkan stamina.

Buah Merah (Pandanus Conoideus) merupakan tanaman endemik yang tumbuh di dataran tinggih Pulau Papua. Tanaman buah merah termasuk tanaman keluarga pandan dengan pohon yang menyerupai pandan. Namun tinggi tanaman buah merah dapat mencapai 4 m dengan tinggi batang sekitar 1-2 m yang diperkokoh dengan akar-akaran tunjang pada batang sebelah bawah. Bentuk buah dari buah merah adalah berbentuk lonjong dan buah tertutup daun pandan. Buah merah sendiri panjang buahnya mencapai 55cm diameter 10-15 cm dan berat mencapai 2-3 kg, warna buah saat matang berwarna merah maroon terang.

Penelitian tentang khasiat buah merah pertama kali dilakukan oleh Dosen Universitas Cendrawasih yaitu Drs. I Made Budi M.S, Sebagai ahli gizi dan dosen Universitas Cendrawasih sempat mengamati secara seksama kebiasaan masyarakat tradisional di Wamena, Timika dan desa-desa di kawasan pegunungan Jayawijaya yang sering mengkonsumsi buah merah sebagai obat cacing, penyakit kebutaan, juga penyakit kulit. Selain itu pengamatan atas masyarakat lokal berbadan lebih kekar dan berstamina lebih tinggi, walaupun kehidupan sehari-hari mereka serba terbatas dan terbuka dalam berbusana di kondisi alam yang keras serta cuaca cukup dingin di ketinggian pegunungan Jayawijaya. Keistimewaan fisik penduduk lain yakni jarang terkena penyakit degeneratif seperti : hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan kanker. (Hasil penelitian Drs. I Made Budi M.S).

Read more...
 




Copyright by KOMAPO.